Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Saffron

2 min read

saffron

Saffron atau kuma-kuma saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bunga kuma-kuma sendiri merupakan jenis rempah-rempah dari bunga Crocus sativus yang memiliki cita rasa sedikit pahit. Penyebab dari zat kimia yang terkandung di dalamnya membuat bunga ini beraroma seperti rumput kering.

Kali ini Nonatani akan membahas rempah termahal di dunia. Nah ikuti setiap detailnya ya, bisa untuk menambah pengetahuan tentang cara budidaya maupun sekedar tahu manfaat Saffron.

manfaat saffron

Saffron

Bunga saffron ini berasal dari Yunani dan menjadi jenis rempah-rempah yang diburu oleh masyarakat dunia. Meskipun harganya cukup mahal, namun peminatnya tidak pernah pudar karena manfaatnya baik untuk kesehatan.

1. Gambaran Umum

Seperti penjelasan di atas, kuma-kuma merupakan rempah-rempah yang berasal dari bunga Crocus sativus (bunga pacar) dan sekaligus menjadi nama umum untuk bunga tersebut. Bunga ini memiliki tiga kepala putik di bagian luarnya, nah kepala putik inilah yang dikeringkan dan bernama saffron. Sebelumnya bunga ini digunakan sebagai bumbu nasi biryani, obat tradisional dan zat pewarna makanan. Bunga kuma-kuma ini memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh seperti, crocin, crocetin, kaemprefol, dan safranal.

2. Khasiat Dan Manfaat Saffron

Bunga kuma-kuma ini memiliki banyak khasiat. Manfaat kuma-kuma untuk kesehatan antara lainnya :

  • Sebagai antioksidan sehingga mampu mengurangi peradangan, mencegah kanker dan antidepresan. Senyawa antioksidan yang terkandung didalamnya mampu melindungi sel-sel tubuh dari stress oksidatif.
  • Mampu memperbaiki mood dan mengobati gejala depresi. Dengan mengonsumsi 30 mg rempah-rempah tersebut maka sama halnya dengan Fluoxetin, Citalopram, dan Imipramine, yaitu semacam cara tradisional yang mempu meredakan gejala depresi. Namun belum ada bukti asli untuk menguatkan pendapat tersebut sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
  • Memiliki kandungan antioksidan sehingga mampu menetralisir radikal bebas yang berada di dalam tubuh, seperti penyakit kanker.
  • Mampu mengurangi gejala Premenstrual Syndrome (PMS) pada wanita berusia 20-45 tahun. Untuk mengatasi gejalas PMS, konsumsi 30 mg rempah-rempah tersebut secara rutin. Dengan begitu rasa mual, nyeri, sakit kepala dan iritabilitas bisa berkurang.
  • Sebagai obat diet yang digemari kebanyakan orang. Salah satu penyebab bertambahnya berat badan adalah kegiatan ngemil yang tak bisa dihindarkan. Dengan mengkonsumsi rempah-rempah ini maka nafsu makan dan ngemil akan berkurang.

3. Jenis Jenis Saffron

Jika sebelumnya kamu telah mendengar istilah safron Turki, Kashmir, Iran, Spanyol, dan Afghanistan, maka simak beberapa jenis saffron terbaik ini.

  • Saffron Negin, memiliki ciri-ciri di bagian ujung terdapat warna kuning, lebih kering, dan ukurannya lebih panjang dibanding saffron sarghol, bunch, dan poushal.
  • Saffron super negin atau top negin atau finest gold, memiliki warna merah cerah dan mudah dijumpai di Iran. Jenis ini menjadi jenis terbaik kedua setelah Kashmir.
  • Bunch, dibandrol dengan harga murah. Memiliki putik yang lebih panjang dari jenis lainnya, akarnya berserat dan berwarna seperti kuning padahal pada bagian atasnya berwarna merah.
  • Poushal dimanfaatkan sebagai bumbu masakan.
  • Sarghol, juga dibandrol dengan harga murah. Memiliki aroma lebih pekat serta berbentuk kurus dan tipis.
  • Saffron Kashmir merupakan jenis saffron terbaik dunia. Jenis rempah Kashmir ini hanya bisa ditanam di atas tanah Kashmir yang subur dengan cuaca yang baik. Hasil rempahnya pun berwarna merah tua, lebih kering dan baunya lebih tajam. Kashmir memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan jika dibanding jenis lainnya. Sayangnya rempah jenis ini lebih susah untuk ditemukan, sekalinya ada harganya lebih mahal sehingga banyak orang yang menciptakan imitasinya.

4. Cara Konsumsi Bunga Saffron

Cara mengkonsumsi kuma-kuma sebenarnya tidak langsung dimakan begitu saja, namun harus dilarutkan ke dalam air terlebih dahulu. Caranya, masukkan 3-5 helai kuma-kuma ke dalam air hangat 500 ml kemudian diamkan selama 15 menit. Jika warna larutan berubah menjadi kuning tandanya air rendaman sudah siap diminum. Kuma-kuma aman dikonsumsi oleh anak-anak hingga dewasa, saffron untuk bayi bisa dikonsumsi melalui ibunya. Untuk mengkonsumsinya jangan lebih dari 1,5 gram/hari.

Untuk membedakan jenis kuma-kuma asli atau palsu bisa diketahui dari cara tersebut, ketika kuma-kuma asli dimasukkan ke dalam air hangat maka secara perlahan air akan berubah warna menjadi kuning. Sedangkan kuma-kuma palsu akan langsung berubah warna seketika.

5. Cara Menanam Saffron

Cara menanam saffron untuk kesehatan yang lebih lengkap bisa dengan mengunjungi artikel ini cara menanam saffron.

Untuk memperbanyak bibit saffron, pilihlah pongkol yang sehat, tidak cacat, dan segar. Kemudian siapkan lahan dengan menggemburkan tanah terlebih dahulu, lalu tambahkan kompos atau gambut ke media tanam. Untuk jarak tanamnya atur sejauh 8 cm agar pertumbuhannya berlangsung dengan baik. setelah itu jangan lupa untuk melakukan perawatan secara rutin.

6. Harga

Sulit ditemukan, memiliki banyak sekali keistimewaan, dan proses pengolahan yang menguras waktu serta energi membuat saffron dibandrol dengan harga tinggi. Ketika melakukan pemanenan dibutuhkan banyak SDM dan dalam pengambilan kuma-kuma sendiri dilakukan menggunakan pinset.

Kelompok saffron Harga Sumber
Bunga safron Kashmir original Rp 215.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-saffron
Safron super negin premium quality Rp 90.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-saffron
Safron Afghanistan super neigh 1 gram Rp 75.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-saffron
8 pcs bibit bunga saffron crocus Rp 72.660 https://www.tokopedia.com/find/bunga-saffron

 

Irma Citama
Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Cara Menanam Daun Dewa

Irma Citama Irma Citama
2 min read

Cara Menanam Adas

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Cara Menanam Gambir

Irma Citama Irma Citama
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *