Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Rumput Odot

2 min read

rumput odot

Rumput odot merupakan salah satu rumput unggulan yang disukai oleh petani dan peternak. Berbeda dengan rumput gajah, perbedaan rumput odot dan rumput gajah adalah, tanaman odot yang lebih disukai oleh kambing. Pasalnya palatabilitas suket odot cukup baik sehingga cocok untuk kambing atau domba yang tergolong sebagai hewan yang makannya milih-milih.

Kali ini Nonatani akan membahas tentang rumput pakan kambing dan sapi yang tengah hits ini. Semoga artikel Rumput Odot ini bermanfaat untuk kamu.

rumput odot adalah untuk pakan kambing

Rumput Odot

Di Indonesia sendiri tanaman tersebut sering dikenal dengan nama rumput odot, sedangkan di luar negeri dikenal dengan nama Dwarf Elephant Grass.

1. Asal, Sejarah dan Gambaran Umum

Rumput odot adalah tanaman yang berasal dari Amerika dan memiliki nama latin Pennisetum purpureum cv. Mott. Dahulu ada TKI asal Tulungagung bernama Bapak Odot yang membudidayakan tanaman tersebut. Pak Odot membawa bibit tersebut dari Kanada untuk dibawa pulang ke Indonesia. Kemudian ia menanamnya di dalam pot, setelah tumbuh dewasa dan mulai berkembang besar, ia memindahkan rumput tersebut ke kebun miliknya.

Saat hewan ternak miliknya seperti sapi, kambing dan dombanya dibiarkan berkeliaran di kebun yang ditumbuhi rumput tersebut. Hewan ternak milik Pak Odot selalu memakan tanaman yang dibawanya dari Kanada itu. Karena hewan ternaknya begitu menyukai tanaman tersebut maka Pak Odot mulai membudidayakannya secara besar-besaran. Karakteristik dari rumput ini adalah fisiknya yang kerdil karena memiliki tinggi 40-75 cm saja, batangnya lunak dan tidak memiliki bulu-bulu halus di sepanjang daunnya. Biasanya dalam satu rumpun bisa menghasilkan beberapa ruas daun.

2. Kandungan Nutrien Rumput Odot

Suket odot memang sangat disukai oleh hewan ternak, selain itu nutrien yang terkandung di dalamnya juga cukup baik untuk pertumbuhan hewan ternak. Maka tak salah jika banyak petani di Indonesia yang mulai membudidayakan rumput ini.

Kandungan Kadar
Lemak daun 2,72%
Protein kasar daun 14,35%
Bahan kering 13,55%
Serat kasar 28,1%
Abu 14,45%
TDN 63,98%
Bahan organic 85,55%
ADF 34,02%
NDF 54,02%
Lemak batang 0,91%
Protein kasar batang 8,10%
Kecernaan daun 72,68%
Kecernaan batang 62,56%

3. Kelebihan Odot

Untuk kelebihan rumput ini sendiri tidak perlu diragukan lagi, beberapa kelebihan yang dimiliki oleh rumput tersebut adalah:

  • Tekstur daunnya yang lembut dan juga tidak berbulu serta memiliki batang yang empuk sehingga mudah dikunyah.
  • Pertumbuhan tanaman yang relatif lebih cepat dibandingkan rumput lainnya dengan hasil panen sekitar 50-80 batang.
  • Proses adaptasinya yang mudah sehingga penanamannya pun dapat dilakukan di berbagai kondisi lahan. Akan tetapi jika ingin suket odot ini tumbuh dengan baik, usahakan menanam di tempat yang pencahayaan mataharinya bagus.
  • Dua hari dari pasca panen, rumput tersebut sudah mampu bersemi kembali.
  • Menjadi peluang usaha yang menjanjikan jika dilakukan dengan tekun.
  • Dibandingkan dengan rumput gajah, perbedaan rumput ini dan rumput gajah terletak dari kandungan protein. Suket odot memiliki kandungan protein yang lebih tinggi serta seratnya lebih kecil.

4. Kelemahan Odot

Rumput odot vs rumput gajah masih saja menjadi perbincangan. Dilihat dari segi produktifiasnya suket odot memang tak sebanyak produktifitas suket gajah. Akan tetapi jika jumlah anakan di setiap rumpunnya mampu di.optimalkan, maka produktifitasnya juga akan meningkat.

Rumput gajah mini ini sangat responsif terhadap volume air dan juga pemupukan. Sehingga tanaman yang dipupuk dan diberikan air dengan baik akan berbeda hasil panennya dengan yang tidak diperhatikan perawatannya.

Pada tanaman yang tidak diberi pupuk akan menghasilkan 24,22 ton/ha/tahun dalam berat kering. Dan dalam berat segar berarti menghasilkan 178,4 ton/hektar/tahun. Sedangkan pada tanaman yang diberikan pupuk NPK sebanyak 2-3 karung/ha/tahun bisa menghasilkan 47,16 ton/ha/tahun dalam berat kering.

Hasil panen yang didapat dari tanaman yang diberikan pupuk hampir 2x lipat dari tanaman yang tidak diberi pupuk. Tanaman bisa dipanen sekitar 2 bulan, namun jika dipanen lebih awal maka produktifitasnya akan lebih sedikit lagi.

5. Cara Menanam Rumput Odot

Untuk metode yang lebih lengkap, kamu bisa membaca cara menanam rumput odot.

Untuk menanam suket odot, lakukan pencangkulan lahan agar lebih gembur, kemudian tambahkan pupuk kandang sebanyak 5 ton/hektar (jika luas lahan 1000 m² maka berikan 500 kg pupuk kandang). Buatlah bedengan selebar 60-80 cm dan setinggi 20 cm. Pembibitan bisa dilakukan dengan cara stek, ambil induk batang rumput gajah mini ini kemudian potong sepanjang 15-25 cm.

Setelah lahan sudah siap tanam, langsung tancapkan batang yang sudah dipotong tadi ke dalam lahan tanam. Tanam bibit rumput antar baris dengan jarak 1 meter dan jarak tanamnya sekitar 50-100 cm. Pola penanamannya bisa menggunakan pola mono kultur atau selang-seling.

6. Harga Bibit Rumput Odot

Rumput odot vs rumput gajah memiliki perbedaan yang begitu menonjol mulai dari kandungan nutrisi, bentuk fisik dan tingkat produktifitasnya. Harga bibit rumput pun tentu berbeda beda sesuai fasenya.

Kelompok rumput Harga Sumber
Bibit rumput odot 1 kg Rp 15.000 https://www.tokopedia.com/odot
Bibit rumput odot premium Rp 60.000 https://www.tokopedia.com/odot
Bibit rumput odot 200 stek Rp 150.000 https://www.tokopedia.com/odot

 

Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Rumput Pakan Kambing

Hendrasap
3 min read

Rumput Gama Umami

Hendrasap
2 min read

Rumput Benggala

Hendrasap
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *