Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Kelapa Sawit

2 min read

kelapa sawit

Kelapa sawit adalah tumbuhan yang digunakan sebagai usaha pertanian komersial. Produksi buah sawit ini juga digunakan sebagai bahan baku penghasil minyak masak, minyak industri, dan bahan bakar. sebelumnya bahan baku minyak adalah kelapa yang sekarang digantikan oleh peran kelapa sawit. Karena keuntungan dari hasil perkebunannya cukup besar menyebabkan banyak hutan yang yang dikonversi menjadi perkebunan sawit.

Kali ini Nonatani akan membahas tentang tanaman kelapa yang banyak digunakan sebagai bahan minyak goreng ini. Bahasan ini akan meliputi asal usul dan gambaran, cara pengolahan, hingga cara menanam dan harga bibit kelapa sawit.buah kelapa sawit

Kelapa Sawit

Perkebunan sawit di Indonesia tersebar di berbagai wilayah seperti Aceh, pantai timur Sumatera, Sulawesi, Jawa dan Kalimantan. Indonesia sendiri menjadi salah satu Negara sebagai penghasil minyak kelapa sawit terbesar dunia. Untuk mendapatkan pasokan hasil sawit agar tetap memadai tentu membutuhkan teknik pengolahan yang baik.

1. Asal, Sejarah Dan Gambaran Kelapa Sawit

Meskipun Indonesia dikenal sebagai Negara penghasil minyak kelapa sawit dunia, namun sebenarnya tanaman sawit tidak berasal dari Indonesia. Tanaman tersebut berasal dari Afrika Barat dan Afrika Tengah.

Cara pesebaran tanaman tersebut terjadi pada tahun 1848 diawali dari 4 biji sawit yang dibawa oleh Mauritius (Amsterdam) untuk ditanam di Kebun Raya Bogor. Setelah diketahui bahwa tanaman tersebut dapat tumbuh subur di berbagai wilayah di Sumatera dan Aceh maka Adrien Hallet seseorang berkebangsaan Belgia memutuskan agar sawit dibudidayakan secara komersial di tahun 1911.

Luas perkebunan sawit yang pertama mencapai 5.123 ha dan terus bertambah setiap tahunnya. Sektor perkebunan sawit Indonesia mengalami kemajuan yang cukup pesat pada masa pendudukan Belanda.

Akan tetapi perkembangan tersebut hanya menguntungkan Negara asing terutama Belanda. Namun pada masa pendudukan Jepang, perkebunan sawit Indonesia mengalami kemunduran. Hal tersebut mengakibatkan penyusutan lahan perkebunan sawit hingga mencapai 16%.

Tanaman sawit menjadi tanaman perkebunan yang memiliki bentuk batang lurus serta tingginya mencapai 24 meter. Bunga dan buahnya berbentuk tandan dan memiliki banyak cabang. Jika sudah matang maka buahnya akan berwarna merah kehitaman, daging buahnya padat dan mengandung minyak.

Daunnya berwarna hijau tua dan memiliki pelepah yang berwarna sedikit lebih terang. Tampilannya hampir menyerupai tanaman salak, perbedaannya terletak pada durinya yang tidak tajam dan tidak keras. Selain itu sawit memiliki akar serabut yang mengarah ke samping dan bawah.

2. Jenis jenis Kelapa Sawit

Jenis-jenis kelapa sawit ada 2 macam Elaeis Guineensis dan Elaeis Oleifera, akan tetapi yang sering dibudidayakan oleh masyarakat adalah jenis Elaeis Guineensis karena tingkat produktifitasnya yang tinggi. Sawit juga dibedakan berdasarkan ketebalan cangkang, yaitu jenis Dura, Pisifera, dan Tenera.

3. Kegunaan Buah Sawit

Sawit memiliki berbagai macam manfaat yang berguna bagi kehidupan sehari-hari, diantaranya:

  • Digunakan sebagai bahan bakar biodesel.
  • Sebagai bahan baku minyak goreng.
  • Sebagai bahan pembuatan mentega.
  • Sebagai bahan olahan pembuatan lotion dank rim kecantikan.
  • Sebagai pelumas yang digunakan untuk melumuri bagian luar mesin dan perkakas lainnya.
  • Bahan baku pembuatan cat.
  • Bahan baku industri baja.
  • Bahan pembuatan pomade.
  • Membantu proses penyamakan kulit sapid an kambing sebelum diolah menjadi tas dan dompet.
  • Digunakan sebagai pupuk kompos.

4. Pengolahan Buah Sawit

Saat berusia 30 bulan maka buah sawit yang dikenal sebagai Tandan Buah Segar (TBS) tandanya sudah siap dipanen, pemanenan dilakukan setiap 7-10 hari. Untuk memotong buah dari batang pohon harus menggunakan dodos atau pisau bertiang panjang. TBS yang sudah siap panen buahnya berwarna merah cerah atau buahnya jatuh ke tanah.  Buah tersebut kemudian dikirim ke pabrik untuk disterilisasi menggunakkan uap.

Penguapan tersebut bertujuan agar tandannya lepas dan enzim yang tidak diperlukan bisa hancur. Kemudian buah diperas untuk diambil CPO (minyak sawit mentah) lalu bijinya dipecah dan kernelnya diperas untuk mendapatkan PKO (minyak inti sawit). CPO akan menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi minyak goreng dan margarin sedangkan minyak bukan nabati diolah menjadi biodesel dan sabun. Sedangkan PKO diolah menjadi kosmetik dan obat-obatan.

5. Cara Menanam Kelapa Sawit

Untuk mendapatkan cara menanam kelapa sawit yang lebih lengkap, kamu bisa membaca tulisan sebelumnya cara menanam kelapa sawit.

Bibit sawit unggul memiliki ciri-ciri tunasnya berwarna putih, daunnya melebar dan tidak kusut, tempurungnya berwarna hitam gelap serta tempurungnya retak atau rusak, panjang akar 2-3 cm, dan terakhir batangnya pendek dan gemuk. Kemudian buat lubang tanam berukuran 50 x 40 cm dan kedalamannya selama 40 cm. Dan jarak antar lubangnya berukuran 9 x 9 x 9 cm. Waktu tanam yang baik yaitu pada musim hujan tiba.

6. Harga Kelapa Sawit Dan Bibit Kelapa Sawit

Harga terbaru kelapa sawit adalah sebagai berikut:

Kelompok Sawit Harga Sumber
Benih sawit super Rp 25.000 https://www.tokopedia.com/sawit
Benih sawit ppks feritas unggul Rp 800.000 https://www.tokopedia.com/sawit
Bibit sawit topaz Rp 40.000 https://www.tokopedia.com/sawit
Bibit polong sawit marihat Rp 300.000 https://www.tokopedia.com/sawit
Tanaman pohon sawit super Rp 2.500.000 https://www.tokopedia.com/sawit

 

Irma Citama
Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Kayu Sengon

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Cara Menanam Karet

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Tanaman Industri

Irma Citama Irma Citama
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *