Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Cara Menanam Kopi

2 min read

cara menanam kopi

Cara menanam kopi yang mudah diterapkan bagi pecinta kopi maupun yang bukan pecinta kopi. Teknik penanaman yang mudah sehingga bisa dilakukan oleh semua kalangan. Cita rasa yang khas dari kopi membuat tanaman yang satu ini memiliki banyak sekali penikmatnya. Jika dahulu pecinta kopi sering dikaitkan dengan orang tua, maka berbeda dengan jaman yang kian modern ini.

Menurut Nonatani, kopi masih menjadi primadona. Banyak sekali kedai kopi yang mayoritasnya dikunjungi oleh kawula muda sebagai teman nongkrong. Namun 2 varietas kopi yaitu Arabica dan robusta menjadi jenis kopi yang paling banyak dicari. Untuk mempelajari bagaimana cara menanam kopi, berikut ini cara budidaya kopi ateng, Arabica dan robusta.cara budidaya kopi robusta arabika agar cepat berbuah banyak

Cara Menanam Kopi

Bagi pecinta kopi sendiri, menanam sesuatu yang mereka sukai tentu akan terasa lebih menyenangkan. Oleh sebab itu cara menanam kopi dan cara merawat pohon kopi agar berbuah banyak ini banyak dicari. Cita rasa dan aroma khas dari kopi ini bisa dinikmati pada suhu tertentu, terlebih lagi jika ditambahkan pemanis seperti krimmer, susu, gula maupun coklat.

1. Pemilihan Bibit Kopi Yang Baik dan Unggul

Cara menanam kopi yang pertama adalah melakukan pembibitan baik menggunakan cara vegetative maupun generative. Jika menggunakan cara vegetative, ambil tanaman yang memiliki buah lebat serta ukuran batangnya berdiameter 3 cm dan tegak lurus. Kupas secara melingkar pada pangkal batang.

Pastikan kondisi batang bersih dari lendir kemudian bungkus dengan  serabut kelapa di pangal bagian bawah. Tambahkan tanah humus basah pada serabut kelapa kemudian tangkupkan dan ikat secara rapat.

2. Pembuatan Lahan Media Tanam Kopi

Cara merawat pohon kopi agar berbuah banyak bisa diawali dengan menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu. Tanaman kopi ini sejenis tanaman yang menyukai lingkungan yang sejuk sehingga tida begitu suka dengan lingkungan yang terpapar sinar matahari secara langsung. Oleh sebab itu lahan yang akan digunakan untuk menanam kopi harus ada pohon peneduhnya sebagai penghalang cahaya.

Tanaman peneduh yang cocok adalah sejenis sengon atau lamtoro. Setelah pohon peneduh sudah siap barulah membuat media tanam dengan cara membuat lubang tanam berukuran 30 x 30 cm dan kedalamannya mencapai 30 cm. Atur lubang tanam tersebut serapi mungkin dengan jarak antar lubang minimal 2 meter. Lalu semprot menggunakan fungisida dan bakterisida agar media tanam terhindar dari hama dan bakteri pengganggu.

3. Jarak Tanam Kopi Yang Ideal

Cara budidaya kopi ateng, Arabica dan robusta yaitu dengan memperhatikan jarak tanam yang ideal. Jarak tanam yang ideal minimal 2 meter dari masig-masing lubang tanam sedangkan untuk lubang tanamnya sendiri yang ideal ialah berukuran 30 x 30 cm. Begitulah cara menanam kopi dengan jarak tanamnya.

4. Cara Menanam Kopi

Proses penyiraman menjadi cara merawat pohon kopi yang sangat penting untuk dilakukan. Lakukan penyiraman selama 2 minggu sekali pada saat musim kemarau tiba. Jaga kondisi lingkungan tanaman kopi tersebut agar tidak terlalu basah karena akar akan lebih cepat membusuk.

Lakukan penyiangan terutama saat musim hujan tiba dengan mengurangi daun pada pohon peneduh agar kondisi tanah tidak terlalu lembab. Selanjutnya berikan pemupukan susulan menggunakan pupuk NPK yang dilarutkan ke dalam air dengan komposisi 2 gelas NPK untuk 35 liter air. Aduk hingga merata lalu siramkan setiap 2 minggu sekali.

Jangan lupa untuk memberikan pupuk dasar ulang menggunakan pupuk kompos dan pupuk kandang. Buatlah galian tanah dengan jarak 60-100 cm dari sekitar akar pohon kopi. Masukkan kedua pupuk tersebut dengan komposisi pupuk kompos : pupuk kandang sebanyak 1 : 1 lalu masukkan ke dalam galian tanah, siramkan larutan EM4 dan insektisida lalu tutup lubang tanam menggunakan tanah.

5. Penyebab Kegagalan Cara Menanam Kopi

Cara menanam kopi meskipun sudah dilakukan dengan cara sebaik mungkin namun masih saja sering terjadi kegagalan dalam prosesnya. Hal tersebut dapat terjadi karena ditanam pada ketinggian di bawah 60 meter. Meskipun pada ketinggian tersebut tanaman kopi dapat tumbuh dan berbuah namun cita rasa dan ukuran bijinya sedikit berbeda jika dibandingkan dengan tanaman kopi yang ditanam pada ketinggian 60 meter di atas permukaan laut.

Tanah yang gembur dan kaya akan unsur hara membuat tanaman kopi tumbuh subur dan berbuah banyak. Selain jenis tanah tersebut kemungkinan besar tanaman kopi tidak dapat tumbuh dengan baik. Selain itu kadar pH yang sesuai bagi tanaman kopi adalah 5,5-6,5.

6. Harga Bibit Kopi

Cara menanam kopi yang terakhir adalah melakukan pemanenan buah kopi tersebut lalu menjualnya dengan harga yang sudah dikalkulasi oleh kebanyakan petani kopi.

  • Bibit kopi robusta unggul siap tanam Rp 16.000
  • Bibit kopi robusta asli Rp 25.000
  • Promo 1 kg benih biji kopi robusta siap semai bibit Rp 203.150
  • Ready 1 kg bibit biji kopi robusta siap semai Rp 191.200
  • Bibit kopi robusta 30 cm Rp 9.999
Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Kopi Ateng

Hendrasap
3 min read

Mekanisasi Pertanian

Hendrasap
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *