Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Cara Menanam Kaliandra

2 min read

cara menanam kaliandra

Cara menanam kaliandra sangat cocok jika dibudidayakan pada lahan dengan kemiringan yang tajam. Pasalnya tanaman ini memiliki perakaran yang sangat kuat sehingga cocok digunakan sebagai tanaman pagar.

Kali ini Nonatani akan membahas tentang cara budidaya kaliandra, terutama kaliandra merah. Bahasan ini meliputi pemilihan bibit, persiapan media tanam, cara menanam kaliandra hingga penyebab kegagalan dan harga bibitnya.cara budidaya kaliandra pakan kambing

Cara Menanam Kaliandra

Kelebihan tanaman kaliandra adalah dapat tumbuh di tanah yang tandus dan gersang. Meskipun tidak disiram secara rutin, kaliandra akan tetap tumbuh karena sistem perakarannya yang cukup dalam sehingga membantu tanaman untuk mendapatkan air sendiri. Oleh sebab itulah cara menanam kaliandra banyak dicari masyarakat untuk merehabilitasi kandungan air dalam tanah.

1. Pemilihan Bibit Kaliandra

Cara budidaya kaliandra merah bisa didapat dari batang tanaman yang sudah tua. Yang pertama potong batang kaliandra sepanjang 20 hingga 30 cm. Mempebanyak kaliandra juga bisa dilakukan dari biji yang didapat dari polong kaliandra. Untuk mendapatkan biji berkualitas, pilihlah polong yang warnanya sedikit agak coklat.

Dalam 1 polong kaliandra berisi setidaknya 8-12 bakal biji, tunggu polong hingga mengering sehingga biji akan keluar dengan sendirinya. Pilihlah biji yang sudah matang dengan ciri-ciri panjangnya mencapai 8 mm dan apabila ditekan dengan kuku teksturnya sedikit keras. Sebelum disemai cara menanam kaliandra, harus melalui proses skarifikasi dengan merendam biji selama 2 hari menggunakan air dingin.

Jenis-jenis kaliandra diantaranya kaliandra emarginata, kaliandra haematocephala, kaliandra bella benth, kaliandra biflora tharp, kaliandra portoricensis, kaliandra tergemina, dan masih banyak lagi. Namun jenis kaliandra yang digunakan untuk pakan ternak adalah kaliandra merah dan kaliandra putih.

2. Pengolahan Lahan Budidaya Kaliandra

Cara budidaya kaliandra merah dapat dilakukan dengan mengolah lahan budidaya kaliandra yang tergolong sederhana. Dibanding tanaman lain, kaliandra tidak membutuhkan pengolahan seperti kebanyakan tanaman pada umumnya yang begitu kompleks. Ketika bibit tanaman yang sudah diproses diskarifikasi telah mencapai tinggi 20-50 cm maka bibit sudah siap disemai. Pemindahan bibit bisa langsung ditancapkan ke lahan tanpa perlu digemburkan terlebih dahulu.

Namun untuk menunjang pertumbuhannya, penggemburan bisa dilakukan terlebih dahulu sebelum dipindahkan. Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 1-3 cm, lalu tancapkan kaliandra ke dalam lubang tanam tersebut. Pada awal tanam, pemberian inokulasi dapat memberikan manfaat yang bagus untuk areal tanam. Agar keberhasilan menanam kaliandra bisa tercapai, tambahkan pupuk NPK karena pupuk NPK memiliki sifat yang slow release sehingga dapat diserap secara maksimal oleh tanaman.

3. Jarak Tanam Kaliandra Yang Ideal

Jarak tanam yang ideal untuk tanaman kaliandra berkisar antara 3 sampai 4 m. Namun jika penanaman kaliandra merah untuk pakan ternak jaraknya bisa dikurangi agar lebih rapat yaitu berkisar antara 0,5-1 meter saja. Dengan begitu hasil produksi bisa lebih banyak dan ketersediaan pangan bagi ternak akan tercukupi.

4. Cara Menanam Kaliandra

Pada masa awal penanaman, kaliandra akan mengalami keterlambatan tumbuh. Hal tersebut akan tetap terjadi sekalipun menggunakan cara menanam kaliandra yang paling jitu. Ketika awal tanam, kaliandra akan bersaing untuk mendapatkan sinar matahari, nutrisi dan kelembapan dengan tumbuhan lain. Jenis rumput yang menjadi pesaing kaliandra untuk merebutkan nutrisi diantaranya adalah rumput perak, Bracharia mutica, dan Panicum maximum. Ketiga tanaman tersebut memiliki perakaran yang sangat padat di atas permukaan tanah sehingga menjadi pesaing kaliandra yang paling kuat.

Namun masalah tersebut bisa disiasati dengan melakukan penanaman khusus kaliandra saja dalam 1 areal tanam. Hal tersebut bertujuan agar pertumbuhan kaliandra tidak terganggu. Setelah usia tanaman sedikit dewasa maka pertumbuhannya menjadi lebih cepat dari sebelumnya. Dalam kurun waktu 6 bulan tinggi tanaman kaliandra akan mencapai 3,5 m. Maasa panen kaliandra bisa dilakukan saat berusia 1 tahun dari masa tanam.

5. Penyebab Kegagalan Cara Menanam Kaliandra

Hama yang sering menyerang kaliandra merah untuk pakan ternak adalah ulat jengkal yang menyerang bagian daun dan pucuk tanaman. Hal tersebut mengakibatkan daun menjadi berlubang hingga gundul sehingga menyisakan tangkai daunnya saja. Jika menyerang tanaman muda ataupun agak tua tentu akan membuat petani rugi besar.

Selain ulat jengkal, ada juga walang sangit yang mengganggu pertumbuhan kaliandra dengan cara menghisap cairan tanaman. Hama tersebut menyebabkan tanaman menjadi kuning dan kekurangan unsur hara. Selain dapat menurunkan hasil produksi, walang sangit juga bisa menurunkan kualitas produksi.

6. Harga Bibit Dan Harga Jual Kaliandra

Setelah proses cara menanam kaliandra yang cukup panjang dan melelahkan selesai dilakukan maka masuk ditahap terakhir yaitu menentukan harga.

Kelompok kaliandra Harga Sumber
Bibit tanaman bunga kaliandra Rp 29.500 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Tanaman bunga kaliandra merah Rp 25.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Bibit pohon tanaman kaliandra Rp 22.500 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Pohon bunga kaliandra Rp 25.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Bibit kaliandra bunga merah Rp 1.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Tanaman hias bunga kaliandra rosalinda Rp 45.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra
Bunga kaliandra lusiana Rp 20.000 https://www.tokopedia.com/find/bunga-kaliandra

 

Irma Citama
Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Rumput Pakchong

Irma Citama Irma Citama
3 min read

Tanaman Alfalfa

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *