Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Cara Menanam Jahe

2 min read

cara menanam jahe

Cara menanam jahe skala kecil bisa mengurangi spending belanja dapur. Karena jahe merupakan salah satu rempah-rempah sering ditemui di dapur. Cita rasa dari rempah-rempah ini memberikan sensasi pedas pada masakan dan rasa hangat jika disuguhkan dalam bentuk minuman. Manfaat dari jahe ini juga beragam, tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur saja namun juga bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Nonatani akan membahas cara budidaya jahe dalam skala kecil. Sehingga nantinya bisa praktek tanam jahe di halaman rumah dalam pot, polybag ataupun di kebun pekarangan rumah. Silakan ikuli tips cara menanam jahe berikut ini. Oiya, ada banyak jenis jahe, misalnya jahe merah yang digunakan untuk obat, jahe emprit yang banyak di dapur dan jahe gajah yang ukurannya lebih besar. cara budidaya jahe di lahan terbuka

Cara Menanam Jahe

Karena begitu banyak manfaatt yang didapat dari rempah-rempah ini maka banyak masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana cara menanam jahe yang benar. Selain itu cara budidaya jahe di polybag dan pot juga bisa dimanfaatkan untuk menghemat lahan sehingga lebih praktis.

1. Cara Pemilihan Bibit Jahe

Sebelum melangkah lebih jauh, hal pertama yang harus diperhatikan dari cara menanam jahe adalah mendapatkan bibit unggul dari tanaman jahe tersebut. Rimpang jahe yang ideal untuk dijadikan benih adalah rimpang jahe yang sudah berusias 10 bulan. Sejauh ini terdapat 3 jenis tanaman jahe yang bisa dipilih yaitu:

  • Jahe putih besar, dengan ciri-ciri kualitas bibit unggul seperti umbinya yang berwarna putih kekuningan dan ukuran umbinya sekitar 8-8,5 cm.
  • Jahe merah, pilih warna umbi yang kemerahan atau jingga muda dan beraroma jahe yang menyengat serta ukurannya mencapai 3-4 cm.
  • Jahe putih kecil, pilihlah yang umbinya berwarna putih kekuningan dan berukuran 3-4 cm.

Setelah mendapat jenis jahe yang sesuai maka lakukan pembibitan dengan merendam rimpang jahe menggunakan air hangat selama satu malam. Kemudian letakkan rimpang jahe tersebut di tanah dan tunggu hingga memiliki tunas setinggi 1-2 cm.

2. Persiapan Media Tanam Jahe

Cara budidaya jahe di polybag dan pot bisa menjadi pilihan yang tepat meskipun penanaman jahe ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Jika sudah mendapatkan wadah yang sesuai dengan ukuran benih jahe, masukkan tanah secukupnya sebagai media tanamnya. Sebagai penunjang pertumbuhan benih jahe tersebut, tambahkan campuran pupuk kandang dan pupuk kompos dengan komposisi seimbang yaitu 1:1.

Jika rimpang tunas sudah setinggi 1-2 cm maka rimpang jahe siap dipindahkan. Potong rimpang jahe dengan ukuran kecil-kecil kemudian letakkan potongan rimpang jahe tersebut di kedalaman tanah 5-10 cm.

3. Jarak Tanam Jahe Yang Ideal

Agar cara menanam jahe berhasil maka perhatikan jarak tanam yang ideal. Kamu bisa menanam benih jahe di dalam pot yang berukuran 30×35 cm. Untuk ukuran pot tersebut dapat menampung 3 hingga 4 benih jahe. Perhatikan agar jarak antara 1 benih dengan benih lainnya sebesar 5 cm agar benih lebih leluasa untuk bergerak dan bernapas.

4. Cara Menanam Jahe

Selain dapat dilakukan menggunakan pot ataupun polybag ternayata cara bercocok tanam jahe dalam karung juga bisa dimanfaatkan dengan perawatan yang hampir sama dengan lainnya. Teknik perawatan juga menjadi faktor pemicu agar mendapatkan hasil yang berkualitas.

Jauhkan tanaman jahe dari paparan sinar matahari secara langsung karena tanaman ini menyukai tempat dengan suhu 24-30 derajat Celcius. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman setiap hari dengan air secukupnya dan jangan berlebihan karena akan menyebabkan tanaman lebih mudah membusuk.

Jika penanaman dilakukan di wilayah pegunungan maka berikan sengkedan tanah atau terasering yang memiliki tingkat kemiringan 3 persen lebih.

5. Penyebab Kegagalan Cara Menanam Jahe

Cara menanam jahe tidak selalu mulus dan sesuai harapan, aka nada saja faktor yang menyebabkan gagal panen. Kondisi lingkungan yang dingin tentu akan menghambat pertumbuhan tanaman ini karena sejatinya jahe menyukai kondisi lingkungan dengan kelembapan tinggi yaitu 60 hingga 90 persen serta bersuhu 24-30 derajat Celcius.

Perhatikan juga system drainasenya karena tanaman ini juga tidak menyukai air yang berlebihan. Jadi alangkah lebih baik melakukan pengairan secukupnya saja untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Agar cara bercocok tanam jahe dalam karung terhindar dari kegagalan pastikan jenis tanah yang dipilih untuk menanam jahe berjenis tanah andosol, latosol merah coklat, atau bisa juga dilakukan di lahan hutan yang baru saja dibuka.

6. Harga Bibit dan Harga Jahe

Proses akhir dari cara menanam jahe adalah melakukan pemanenan dan menentukan harga jual yang sesuai. Biasanya tanaman jahe sudah siap dipanen saat jahe berusia 10-12 bulan, namun jika dimanfaatkan sebagai bahan minuman maka jahe sudah siap dipanen ketika usianya masih 4 bulan.

No Kategori Harga
1 Tanaman jahe putih Rp 25.000
2 Bibit jahe merah Rp 15.000
3 Bibit jahe merah unggulan Rp 5.000
4 Bibit jahe merah bertunas Rp 2.500
5 Bibit jahe merah super Rp 15.000
6 Bibit jahe merah Rp 15.000
7 Pohon jahe merah Rp 15.000
8 Bibit jahe merah zingiber officinale Rp 6.300
9 Bibit tanaman obat herbal jahe merah unggul Rp 6.500
10 Bibit benih jahe emprit bertunas 1 kg Rp 80.000

Sumber: https://m.tokopedia.com/find/bibit-jahe

 

Irma Citama
Irma Citama Penikmat sesruput air putih. Menjadi content creator di Nona Tani.

Tanaman Kemukus

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Cara Menanam Pohon Salam

Hendrasap Hendrasap
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *